Kamis, 28 April 2016

GINEUNG PRATIDINA / 23213739

Kelebihan dan Kekurangan Bank Syariah dan Bank Konvensional  berserta  Sistem  Bunga

     1.     BANK SYARIAH
Perbankan syariah atau Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. Usaha pembentukan sistem ini didasari oleh larangan dalam agama islam untuk memungut maupun meminjam dengan bunga atau yang disebut dengan riba serta larangan investasi untuk usaha-usaha yang dikategorikan haram (misal: usaha yang berkaitan dengan produksi makanan/minuman haram, usaha media yang tidak islami dll), dimana hal ini tidak dapat dijamin oleh sistem perbankan konvensional. Bank syariah beroperasi tidak dengan menerapkan metode bunga, melainkan dengan metode bagi hasil dan penentuan biaya yang sesuai dengan syariah islam.
Usaha pembentukan sistem ini didasari oleh larangan dalam agama islam untuk memungut maupun meminjam dengan bunga atau yang disebut dengan riba serta larangan investasi untuk usaha-usaha yang dikategorikan haram (misal: usaha yang berkaitan dengan produksi makanan/minuman haram, usaha media yang tidak islami dll), dimana hal ini tidak dapat dijamin oleh sistem perbankan konvensional.
Tujuan Perbankan Syariah
Perbankann Syariah sebagaimana diulas dalam pasal 3 UU Perbankan syariah bertujuan “menunjang pelaksanaan pembangunnan nsional dalam rangka meningkatkan keadilan, kebersamaan dan peerataan keadilan rakyat. Dalam mencapai tujuan menunjang pelaksanaan pebangunan nasional, perbankan syariah tetap berpegang pada prinsip syariah secara menyeluruh (kaffah) dan konsisten (istiqomah).
  -     Kelebihan Bank Syariah
a.       Adanya ikatan emosional antara pemegang saham, pemilik, dan nasabahnya.
b.      Adanya fasilitas pembiayaan yang tidak membebani nasabah sejak awal karena tidak diharuskan membayar biaya secara tetap.
c.       Adanya sistem bagi hasil yang membuat bank syariah menjadi lebih mandiri.
d.      Keuntungan yang didapat nasabah bisa meningkat apabila pendapatan yang diperoleh bank tersebut juga meningkat
  -     Kekurangan Bank Syariah
a.       Bank syariah sangat rawan terhadap nasabah yang berniat tidak baik.
b.      Sistem bagi hasil memerlukan perhitungan yang sangat rumit.
c.       Dengan adanya sistem bagi hasil, maka bank syariah membutuhkan tenaga professional yang lebih      handal dari bank konvensional.

   2.     BANK KONVENSIONAL
Bank konvensional merupakan bank yang paling banyak beredar di Indonesia. Bank umum mempunyai kegiatan pemberian jasa yang paling lengkap dan dapat beroperasi diseluruh wilayah Indonesia. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, Konvensional berarti “menurut apa yang sudah menjadi kebiasaan”. Dimana dapat kita ambil kesimpulan bahwa bank konvensional adalah yang operasionalnya menerapkan metode bunga, karena metode bunga sudah ada terlebih dahulu yang menjadi kebiasaan. Dalam praktiknya ragam produk tergantung dari status bank yang bersangkutan. Menurut status bank konvensional dibagi kedalam dua jenis yaitu bank umum devisa dan bank umum non devisa.
-    Kelebihan Bank Konvensional
a.       Sistem bunga yang ditawarkan telah dikenal masyarakat sejak lama.
b.      Produk yang diciptakan bank konvensional lebih kreatif.
c.       Pada umumnya nasabah telah terbiasa dengan sistem bunga dibandingkan dengan sistem bagi hasil.
d.      Memiliki fasilitas ATM yang telah tersebar luas diseluruh Indonesia.
  -    Kekurangan Bank Konvensional
a.       Adanya praktik curang, seperti bank dalam bank dan transaksi fiktif.
b.      Praktik spekulasi yang terlalu ambisius dan tanpa perhitungan.
c.       Kredit sering bermasalah karena prosedur pemberian kredit yang kurang potensi dan terkadang hanya diberikan pada grup atau kalangan tertentu.

     3.     SISTEM BUNGA
Perbedaan utama yang paling mencolok antara Bank Syariah dan Bank Konvensional yakni pembagian keuntungan. Bank konvensional sepenuhnya menerapkan sistem bunga atau riba. Hal ini karena kontrak yang dilakukan bank sebagai mediator pemilik dana dengan peminjam dilakukan dengan penetapan bunga. Ada dua macam bunga yang diberikan oleh bank yaitu bunga simpanan yang diberikan oleh bank sebagai balas jasa bagi nasabah yang menyimpan uangnya di bank dan bunga pinjaman yang diberikan oleh bank kepada para peminjam. Karena nasabah telah mempercayakan dananya, maka bank harus menjamin pengembalian pokok beserta bunganya. Selanjutnya keuntungan bank adalah selisih bunga antara bunga simpanan dengan bunga pinjaman. Jadi para pemilik dana mendapatkan keuntungan dari bunga tanpa keterlibatan langsung dalam usaha. Demikian juga pihak bank tidak ikut merasakan untung rugi usaha tersebut.
Mengingat adanya bunga pada bank konvensional difatwakan sama dengan riba, sehingga memunculkan alternatif untuk menghindari harta haram, di buatlah bank bersystemkan syariah. Namun ternyata tidak sedikit masyarakat umum dan bahkan kalangan intelektual terdidik, bahkan masyarakat masih menganggap bahwa bank syariah sama saja dengan bank konvensional. Mereka juga beranggapan bagi hasil dan margin keuntungan, sama saja dengan bunga. Mereka mengklaim, bahwa bagi hasil hanyalah nama lain dari sistem bunga. Tegasnya, bagi hasil dan bunga sama saja. Pandangan ini juga masih terdapat di kalangan sebagian kecil ustazd yang belum memahami konsep dan operasional bagi hasil. Sehingga perlu dijelaskan perbedaan system dari bank tesebut. Perlu dipahami, bahwa bank konvensional merupakan bank yang menerapkan system bunga bank sedangkan bank syariah, menrapkan system bagi hasil.
-          Hasil atau Bunga
Pada bank konvensional menggunakan sistem bunga dan memprioritaskan keuntungan.
a.       Penentuan dibuat pada waktu akad dengan asumsi harus selalu untung
b.      Besarnya presentase berdasarkan pada jumlah uang (modal) yang dipinjamkan
c.       Pembayaran bunga tetap tanpa melihat untung atau rugi.
d.      Pembayaran bunga tidak meningkat sekalipun jumlah keuntungan berlipat
Pada bank syariah tidak menggunakan sistem bunga melainkan sistem bagi hasil.
a.       Besarnya dibuat pada waktu akad dengan berpedoman pada kemungkinan untung rugi.
b.      Besarnya berdasarkan pada jumlah keuntungan yang diperoleh.
c.       Bergantung pada keuntungan proyek yang dijalankan. Bila merugi, kerugian akan ditanggung bersama oleh kedua belah pihak
d.      Pembagian laba meningkat sesuai dengan peningkatan pendapatan.


DAFTAR PUSTAKA
http://ilmuonline.net/pengertian-bank-perbedaan-bank-syariah-dan-konvensional/
http://www.neraca.co.id/article/36405/kelebihan-dan-kekurangan-bank-syariah
http://dokumen.tips/documents/bank-konvensional-makalah-mata-kuliah-kapita-selekta
universitas-mercu-buana-jakarta.html

Selasa, 22 Maret 2016

PERSONAL DESCRIPTION



Asslamualaikum Wr. Wb

I would like to introduce my self. My name is Gineung Pratidina Herwanda, and my friend call me Gineung. I was born in Bogor, June 12th  , 1995. I live at Jl. Tambakan Cifor, Bogor, West Java. In my house, I live with my parents and sisters. My father name is Herwanda Maribaya. He is a Policeman. My mother name is Nengsih. She  is a entrepreneur. I have two old sisters and one young sister. My old sisters name are Anita Ekawati Herwanda and Bella Kusumawati Herwanda. And my young sister name is Ambar Wati Utami.
I have three hobbies. The first my hobbies is mantain a cats. Because I’m a cat lover. I have 3 cats, my cats name are Buton, Jessy and Messy. My cats type is Anggora and Persia. I always make time for playing to my cats, because playing with my cats it makes me happy.
The second my hobbies is culinary but it is not makes me more fat. my favorite food is  steak dan the thrid my hobbies is listening to music. My favorite singer name is sam smith, songs like that is writing’s on the wall, like i can, and ect.
I have a quiet nature and compassionate. I am very fond of each person. People said I never get angry, but I just always try to restrain anger and envy. I am very angry with someone if I get hurt over and over again without any error so great.
I graduated from Senior High School 5 Bogor, and now Im study at Gunadarma University. I go to campus by commuterline it takes one hour from my house. I choose Gunadarma University because Gunadarma is one of the best private university in Indonesia. And because it is not too far from my house. My major is Accounting, and I’m in six semesters. I choose Accounting because I want to work as civil servants TAX.

Minggu, 28 Juni 2015

BUMN



BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN)
          Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruhnya atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. BUMN merupakan salah satu pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian nasional, di samping badan usaha swasta dan koperasi. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BUMN, swasta dan koperasi melaksanakan peran saling mendukung berdasarkan demokrasi ekonomi.

Fungsi BUMN: 
  • Penyedia barang ekonomis dan jasa yg tidak dapat disediakan swasta.
  • Pengelola cabang-cabang produksi sumber daya kekayaan alam yang menyangkut hajat hidup orang banyak dengan efektif dan efisien
  • Alat pemerintah untuk menata kebijakan perekonomian 
  • Penyedia layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat 
Kebaikan/Kelebihan BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
  • Berusaha pada sektor-sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak 
  • Memantau keberadaan usaha lainnya supaya dapat berusaha lebih baik
  • Menyediakan barang dan jasa publik untuk kesejahteraan masyarakat. 
  • Memiliki kekuatan hukum yang kuat
  • Salah satu sumber pendapatan negara 
  • Organisasi disusun dengan mantap
2. Kelemahan/Kekurangan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) 
  • Karena sebagian BUMN bertujuan memberi layanan pada masyarakat, seolah-olah BUMN tidak perlu efisien dalam pengelolaannya
  • Lambat dalam mengambil keputusan karena pemilik (pemegang saham) atau pemodal adalah pemerintah sehingga untuk memutuskan sesuatu harus melalui birokrasi yang berbelit-belit
  • Maju mundurnya BUMN bergantung dari niat baik para penentu kebijakan pada BUMN

STRUKTUR REVENUE ATAU PENDAPATAN BUMN
1.BUMN sebagai development agent boleh boros atas nama pembangunan, sehingga manajemen memanfaatkan posisinya untuk keuntungan pribadi.
     2.BUMN memiliki strategic position atau natural monopoli,  sehingga revenue bersumber dari captive market yang jarang dimiliki oleh perusahaan lainnya.

PERUSAHAAN MILIK BUMN
Industri pengolahan
Informasi dan telekomunikasi
Jasa keuangan dan asuransi
Jasa profesional, ilmiah dan teknis
Konstruksi
Pengadaan air, pengelolaan sampah, dan daur ulang
Pengadaan gas, uap dan udara dingin
Perdagangan besar dan eceran
Pertambangan dan penggalian


SUMBER :